KAPELA dapat mengambil peran sebagai penghubung berbagai potensi tersebut.
Koperasi tidak harus menjadi pesaing bagi pengusaha penggilingan padi atau pedagang beras yang sudah menjadi anggota PERPADI. Sebaliknya, KAPELA justru harus mampu menciptakan peluang pasar baru yang dapat dimanfaatkan bersama.
Dengan kata lain, koperasi tidak perlu mengambil alih bisnis anggota, tetapi menjadi wadah untuk memperluas jangkauan usaha mereka.
Konsep ini penting karena keberadaan koperasi seharusnya memperkuat posisi ekonomi anggotanya, bukan menciptakan persaingan internal di antara sesama anggota organisasi.
Peluang Pasar B2B dan B2G
Salah satu peluang yang dapat dikembangkan KAPELA adalah membangun jaringan pemasaran melalui pendekatan Business to Business (B2B) dan Business to Government (B2G).
Selama ini, perdagangan beras umumnya bergerak melalui jalur konvensional, seperti penjualan kepada toko beras, pengecer, pasar tradisional, maupun konsumen langsung.
Padahal, terdapat pasar lain yang memiliki kebutuhan beras secara rutin dan dalam jumlah yang relatif besar, seperti perusahaan swasta, perkantoran, lembaga pemerintah, BUMD, lembaga pendidikan, rumah sakit, dan berbagai institusi lainnya.
Berikan Komentar
Siang itu pantry kantor gempar. Anwar, office boy yang...
520
520
07-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia