Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Media Massa Online: Antara Popularitas dan Isi Dompet
Lampungpro.co, 24-Jan-2026

Admin 328

Share

Pimpinan Media Muhammad Asyihin. Lampungpro.co/doc

Mungkin sudah saatnya peran dipertimbangkan ulang. Jika selama ini media penulis berperan sebagai protagonis, tenang, santun, dan menjaga etika barangkali tahun ini harus belajar menjadi antagonis. Bukan berarti meninggalkan kebenaran, tapi lebih berani, lebih keras, lebih tajam. Karena faktanya, di dunia media hari ini, yang sering bertahan bukan yang paling sopan, tapi yang paling ditakuti.

Idealnya memang tidak begitu. Tapi idealisme sering kalah ketika berhadapan dengan isi dompet yang menipis. Prinsip beradu dengan perut, dan sering kali perut menang lebih dulu.

Belum selesai sampai di situ, kondisi media massa saat ini juga semakin lesu dihantam oleh media sosial. Informasi di media sosial berlari jauh lebih cepat, tanpa redaksi, tanpa verifikasi, tanpa beban etik. Satu unggahan bisa mengalahkan sepuluh berita. Satu video pendek bisa menenggelamkan liputan panjang yang disusun dengan susah payah.

Media siber akhirnya seperti pelari jarak jauh yang dipaksa lomba sprint. Kalah cepat, kalah viral, kalah perhatian.

Di tengah semua itu, kopi hitam dari Lampung Barat terasa semakin pahit. Tapi justru dari pahit itulah penulis belajar: dunia media hari ini bukan lagi soal siapa paling benar, tapi siapa paling tahan. Bukan siapa paling idealis, tapi siapa paling lihai membaca arah angin.

Dan mungkin, di situlah tantangan terbesar media massa hari ini bagaimana tetap waras, tetap jujur, di tengah dunia yang semakin gemar membayar suara, bukan kebenaran. (EdAI)

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved