Pesenggiri hidup dalam tuntutan menjaga harga diri melalui perbuatan. Sakai Sambayan terasa ketika marga-marga dipanggil untuk memikul perjuangan bersama. Bejuluk Beadek diuji ketika pangkat dipisahkan dari martabat. Nemui Nyimah justru hadir melalui lukanya, ketika pelukan, tikar, makanan, dan perjamuan diubah menjadi jalan bagi racun dan pengkhianatan. Nengah nyappur tampak ketika Radin menghimpun berbagai marga dan meletakkan perjuangannya di atas mufakat.
Nilai-nilai itu tidak berdiri sebagai pajangan kebudayaan. Ia hidup karena dilanggar, dipertaruhkan, dan dibayar mahal.
Di Mana Engkau, Radin? tidak memberi kita sejarah yang lebih suci untuk menggantikan sejarah kolonial. Ia juga tidak menjanjikan masa lalu yang utuh. Panggung mengumpulkan serpihan, menyusun dalam hubungan baru, lalu membiarkan serpihan-serpihan itu saling memantulkan cahaya dan bayangannya.
Mungkin itu sebabnya judul pertunjukan ini tetap berupa pertanyaan.
Radin telah lama wafat. Namun, suaranya masih dicari di dalam catatan lawan, ingatan keluarga, ratapan perempuan, aksara yang diajarkan kepada anak, dan tubuh-tubuh yang bersedia memanggungkan kembali sejarahnya.
Pertanyaan “Di mana engkau, Radin?” akhirnya kembali kepada mereka yang hidup hari ini.
Di mana kita berdiri ketika sejarah ditulis? Apakah kita hanya mewarisi nama, atau juga keberanian untuk memeriksa cerita di belakangnya? Apakah kita cukup puas mengenang pahlawan, atau bersedia menanyakan siapa yang selama ini tidak memperoleh nama?
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
630
290
02-Nov-2026
272
02-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia