Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

DPRD Bandar Lampung Soroti Banjir Air Lindi TPA Bakung, Ancaman Serius Lingkungan
Lampungpro.co, 08-Apr-2026

Sandy 305

Share

Ketua Komisi III Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, A.Md. | LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Persoalan banjir air lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung kembali menjadi sorotan. Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menegaskan bahwa luapan air tersebut bukan sekadar genangan biasa, melainkan ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Menurut Agus, air yang meluap dari kawasan TPA Bakung merupakan air lindi limbah cair hasil pembusukan sampah yang memiliki kandungan berbahaya. Kondisi ini dinilai jauh lebih berisiko dibandingkan genangan air hujan biasa.

“Air lindi ini tidak mengalir sebagaimana mestinya. Bahkan sudah masuk ke kawasan pemukiman warga dan mengalir ke sungai. Ini jelas berbahaya dan berpotensi merusak lingkungan,” ujar Agus, Selasa (7/4/2026).

Ia mengungkapkan, Komisi III DPRD sebelumnya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi TPA Bakung. Dalam kunjungan tersebut, anggota dewan turun langsung ke titik genangan air lindi yang berada di bagian atas TPA dan berbatasan dengan permukiman warga.

Dari hasil sidak, DPRD merekomendasikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung agar persoalan ini ditangani secara serius dan tidak dianggap sepele. Pasalnya, air lindi memiliki potensi pencemaran tanah dan air yang lebih tinggi.

“Yang membanjiri warga ini bukan air hujan, tetapi air lindi. Ini harus menjadi prioritas penanganan,” tegas Agus Djumadi.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Agus menyebut penanganan air lindi sebenarnya telah masuk dalam perencanaan anggaran. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Pekerjaan Umum, turut dilibatkan dalam penanganan teknis di kawasan TPA.

Fokus utama penanganan diarahkan pada pembenahan sistem drainase, agar aliran air lindi tidak lagi meluap ke permukiman warga, melainkan dialirkan ke kolam penampungan khusus.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved