Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Musim Tanam Gadu, Pusri Lampung Siapkan Stok Urea Subsidi Dua Bulan
Lampungpro.co, 08-May-2019

Amiruddin Sormin 955

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): PT Pusri PSO Lampung menyiapkan stok pupuk urea bersubdisi sebanyak 31,85 ribu ton. Stok itu cukup untuk dua bulan mendatang untuk menghadapi musim tanam gadu dan antisipasi penghentian angkutan nonpangan pada masa mudik Lebaran 1440 Hijriah.

Menurut Area Manager Penjualan PT Pusri PSO Lampung, Jambak, stok tersebut melebih ketentuan minimal stok Urea Lampung yakni 18 ribu ton. "Stok 31,85 ribu tpn itu ada di gudang dan dalam bentuk karung. Kami masih punya stok yang masih di kapal. Stok tersebut cukup untuk kebutuhan tanam petani selama dua bulan mendatang di Lampung," kata Jambak, di Bandar Lampung, Rabu (8/5/2019).

Saat ini sebagaian petani di Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur, mulai memasuki musim tanam. Meski memasuki bulan puasa Ramadan, kata Jambak, penyaluran tetap seperti biasa.

Hingga Rabu (8/5/2019), stok Urea bersubsidi di 12 gudang yakni PT Bhanda Ghara Reksa Srengsem sebanyak 2,6 ribu ton. Gudang Padimas (10,7 ribu ton), Tegineneng (5 ribu ton), Pesawaran (400 ton), Tanggamus (300 ton), Tulangbawang (2,5 ribu ton), Pringsewu (5 ribu ton), Bandarjaya (2,2 ribu ton), Kalibalangan (3 ribu ton), Sekincau (1,1 ribu ton), HMR-Lampung Tengah (1,5 ribu ton), dan Way Jepara (2,5 ribu ton).

Tak hanya stok untuk Lampung, pihaknya juga menyiapkan stok untuk kebutuhan petani di Martapura dan Belitang, Sumatera Selatan. "Suplai pupuk untuk Martapura dan Belitang memang lebih mudah dari Lampung. Kami memiliki gudang pengantongan pupuk di Panjang, Bandar Lampung berkapasitas besar," kata Jambak.

Mengenai stok pupuk yang masih di kapal, realiasasi pembongkaran lewat laut mencapai 3,29 ribu ton. Kemudian yang masih menunggu pembongkaran sebanyak 13,56 ribu ton. Sehingga, totalnya mencapai 16,8 ribu ton.

Selama 2019, pemerintah mengalokasikan jatah Urea bersubsidi Lampung sebanyak 258 ribu ton. Hingga April 2019, sebanyak 40% dari jatah itu tersalurkan. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Langka dan Mahal, Distribusi Ngawur Ala Elpiji...

Kalau pupuk dan BBM distribusinya bisa tertutup, harusnya Elpiji...

268


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved